20 Kelebihan dari Orang yang Gemar Membaca untuk Dijadikan Pasangan
1. Dia Bisa Menemukan Kenyamanan Dalam Hal Sederhana
Saat orang lain harus
jalan-jalan ke mall atau berdiam diri di depan gadget mahal untuk
menemukan kenyamanan, dia tahu bahwa ada cara lain yang lebih sederhana
untuk merasa cukup. Seseorang yang gemar membaca buku tahu bahwa
kebahagiaan justru kerap datang dari hal-hal kecil.
Hanya dengan buku di
genggaman tangan dan waktu luang untuk tenggelam didalamnya, orang ini
akan diam dan bisa menikmati waktunya. Bukan keriuhan dan kepemilikan
materi yang dicari, melainkan rasa puas dari hal yang memang disukai.
2. Pengetahuannya Pasti Luas
Gemar membaca buku
membuat pengetahuannya luas. Dia bisa tahu bagaimana seluk-beluk
perdagangan senjata sekaligus menikmati anehnya plot Murakami disaat
bersamaan. Bersama dia kamu akan terkaget-kaget saat mengetahui betapa
luasnya pemahaman yang dia miliki.
Pengetahuannya yang luas
memberikan warna unik bagi hubungan kalian. Walau belum pernah ke suatu
tempat, dia sudah bisa menjelaskan dengan detail bagaimana topografi
tempat yang ingin kalian kunjungi. Meskipun belum pernah dengar sebuah
lagu, dia justru bisa bercerita tentang sejarah band yang memainkannya.
Semua pengetahuan tersebut didapatkan dari membaca buku.
3. Kamu Tidak Perlu Takut Kehabisan Bahan Pembicaraan
Sering aneh gak sih
kalau sedang ngobrol sama pacar terus tiba-tiba kehilangan bahan
pembicaraan dan merasa zonk? Hal ini sering terjadi jika kamu dan
pasangan punya ketertarikan yang berbeda. Mau ngomongin kesukaan dia,
takut gak nyambung. Kalau bicara soal hobimu, dia juga gak begitu paham.
Nah, menjalin hubungan
dengan dia yang gemar membaca buku bisa menghindari momen canggung
diatas. Meskipun dia tidak memahami hobi dan kegemaranmu tapi selama ada
buku yang bisa menjelaskannya kamu tinggal berikan saja padanya dan
mintalah dia untuk membaca.
Tidak hanya rela membaca
untuk memahamimu, tidak jarang dia sudah mengetahuinya lebih dulu.
Kegemaran post-crossing mu itu memang masih awam di telinga orang
kebanyakan, tapi dia sudah menemukannya beberapa tahun lalu di novel
yang dibacanya.
4. Orang Yang Suka Membaca Biasanya Lebih Peka
Dia terbiasa
menyimpulkan arti dibalik kata-kata yang tersirat. Dari satu larik
kalimat sederhana dia bisa menyimpulkan berbagai kemungkinan yang muncul
dalam naskah drama Orwell yang sedang dibaca. Kata-kata tidak serta
merta diperlakukan secara harfiah, dia bisa memahami bahwa selalu ada
maksud lain dibalik perkataan yang kamu ucapkan.
Menjalin hubungan dengan
dia yang gemar membaca membuat kamu tidak perlu lagi khawatir maksudmu
tidak tersampaikan. Dia yang biasa mengartikan arti dibalik sebuah
kalimat tentu bisa memahami apa yang sedang kamu rasakan. Mau ngomong
pakai bahasa kode pun, dia akan bisa menangkap maksud dibaliknya.
5. Bacaan Memberinya Pandangan Tentang Hidup Yang Tidak Sekedar Hitam-Putih
Orang yang tidak banyak
pengalaman berinteraksi dengan orang lain cenderung memandang hidup dari
kacamata hitam-putih. Keringnya pengalaman membuat dia merasa bahwa apa
yang dilakukan paling benar, sementara hal yang berseberangan dengan
nilainya dengan mudah dicap salah.
Pribadi yang gemar
membenamkan dirinya dalam keasyikan membaca buku akan lebih bijaksana
menghadapi perbedaan. Ketika ada hal yang tidak sejalan dengan nilai
yang dianut, dia tidak akan serta merta menyalahkan hal tersebut.
Pemahaman yang dimiliki dari banyak membaca buku akan lebih membuka
matanya.
6. Dari Membaca, Dia Sudah Tahu Banyak Tentang Berbagai Dinamika Hidup
Menghadapi peliknya
masalah keluarga? Mencari jalan keluar dalam sebuah konflik pertemanan?
Bijak menyikapi friksi di dunia kerja? – semua hal itu sudah dia ketahui
sebelum benar-benar dihadapi di depan mata. Walau belum pernah
mengalami sendiri, buku-buku yang dibacanya memberinya pengetahuan
tentang berbagai permasalahan hidup.
Membaca membuat
pasanganmu jadi orang yang lebih kaya pengalaman hidup. Buku bacaannya
secara tidak langsung membuka mata, hidup tidak selamanya akan baik-baik
saja. Dari berbagai kisah yang dilakoni oleh karakter dalam buku yang
dibawanya kemana-mana itulah dia belajar banyak soal hidup.
7. Orang Yang Gemar Membaca Akan Lebih Bijaksana
Semakin luas bacaan dan
pengetahuan seseorang maka akan semakin dalamlah pemikiran dan
kebijaksanaan yang dimilikinya. Menjalin hubungan dengan dia yang gemar
membaca akan membuatmu nyaman. Dia sudah terbiasa menemukan perbedaan
karakter dan perbedaan pola pikir dalam berbagai bacaan yang dilahap.
Kebijaksanaan memang
tidak akan pernah datang dari jalan-jalan ke mall atau nonton bioskop
setiap ada film baru. Pemahaman mendalam tentang hidup justru bisa
disarikan dari kegiatan duduk diam sambil mengkhidmati baris tulisan
yang memberi banyak pelajaran hidup.
8. Pasanganmu Tentunya Inspiratif
Menjalani hubungan
romantis dengan dia yang lebih sibuk membaca buku dibanding memelototi
layar digital akan kerap membuatmu ternganga kagum. Bagaimana tidak,
kadang ditengah perbincangan ringan senja hari kalian tiba-tiba bisa
keluar satu baris kalimat dari buku yang sedang dia baca.
Bayangkan saja, ditengah
kegalauanmu tentang makin sedikitnya teman kuliah yang belum lulus dia
bisa dengan kalemnya mengutip line dari The Marriage Plot untuk
membuatmu tetap semangat berjuang menyelesaikan skripsi seorang diri:
“In a crisis, it’s easier to survive as a single cell.”
Atau ketika kamu sedang
kesal karena ada rekan kerjamu yang sangat oportunis dalam sebuah
proyek. Dia akan dengan ringannya mengeluarkan kutipan tentang betapa
manusia memang terlahir serakah, dan sifat dasar itu memang harus
dimaklumi:
“We’re the man
clutching the branch. Death awaits us. There is no escape. And so we
distract ourselves by licking whatever drops of honey come within our
reach.”
Kalimat-kalimat random
penuh inspirasi darinya akan memenuhi hari-harimu. Jadi pengingat yang
penuh tamparan bagimu dalam menjalani hari.
9. Membaca Akan Membuatnya Lebih Mudah Mengekspresikan Diri
Pernah gak sih kamu
bingung saat menjalin hubungan dengan dia yang kaku dalam mengungkapkan
apa yang dirasakannya? Dia tidak bisa menerjemahkan apa yang ada di
hatinya kedalam kata-kata. Sementara kamu bukan pembaca pikiran.
Banyak membaca, secara
tidak langsung akan membuat seseorang punya perbendaharaan ekspresi yang
lebih banyak. Dalam kisah yang banyak dinikmati selama ini dia sudah
banyak menghadapi karakter dengan berbagai luapan emosi uniknya. Ini
akan memengaruhinya untuk bisa lebih ringan mengungkapkan apa yang
sedang dia rasakan.
Dia yang gemar membaca
akan lebih artikulatif dalam menyampaikan perasaannya. Jika menjalin
hubungan dengan orang yang jangkauan literaturnya luas, kamu tidak lagi
perlu khawatir harus repot jadi cenayang untuk tahu apa yang sedang
pasanganmu rasakan dan pikirkan.
10. Punya Banyak Kalimat Manis, Tapi Jauh Dari Kesan Gombal
Jangan khawatir malu
karena disapa dengan panggilan yang cheesy dan enggak banget di media
sosial. Orang yang suka membaca pasti punya perbendaharaan kata yang
kaya, dan dijamin membuatmu terbang kegirangan sampai langit ke-7.
Gimana gak luluh coba
kalau kamu tidak sekedar dipanggil dengan sebutan “Sayang” atau “Babe”
tapi justru dipanggil “Mi Querida” (bahasa Spanyol, artinya sayang)?.
Uniknya panggilan tentu akan makin membuat hubungan jadi hangat.
Dalam hubungan yang
melibatkan orang yang suka membaca, bukan hal aneh juga jika dia secara
ajaib mengungkapkan kalimat yang artinya sangat menyentuh ditengah
perbincangan kasual kalian.
Seandainya kamu dan dia
sedang pamitan pulang padahal masih enggan berpisah, kata-kata ini bisa
muncul di layar ponselmu selepas dia sampai di rumahnya:
“If I hadn’t left at that moment, I knew I would have stayed forever.” - Lone Wolf, Jodi Picoult
Mau pingsan nggak tuh kalau tiap hari digituin? Nggak gombal, tapi justru manis banget kan?
11. Pengetahuannya Bisa Membantumu Menyelesaikan Masalah
Pada akhirnya, dia sudah
banyak mengakrabi jenis cerita dan plot unik di berbagai buku
bacaannya. Dari membaca dia tahu bahwa setiap masalah dapat ditelusuri
untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada permasalahan yang terlalu berat
jika terus dijalani dengan kepala dingin dan niat baik.
Hal itu tidak hanya
berguna bagi kehidupannya, tapi juga bisa membantumu untuk menjalani
hidup yang tentu tidak lepas dari masalah. Ketika dihadapkan pada
berbagai keputusan rumit, pasangan yang gemar membaca akan mudah diajak
berdiskusi.
Tidak hanya jadi tempat
berbagi, dia juga akan mampu memberikan masukan dari berbagai sudut
pandang. Ibaratnya nih, dia sudah punya literatur dan catatan kaki yang
bisa kembali ditili setiap menghadapi masalah. Bukan tidak mungkin
pengetahuannya itu juga akan berguna untukmu kan?
12. Menjalani Segala Sesuatu Lewat Proses Adalah Hal Yang Sangat Dipahaminya
Dalam membaca, dia sudah
mafhum kalau segala sesuatu harus dimulai dari prolog-pengenalan
karakter-konflik-sebelum kemudian mencapai ending. Tidak ada buku yang
langsung menawarkan akhir yang menyenangkan di awal cerita.
Dia sudah terbiasa
bergelut dengan konflik yang membuatnya gemas. Plot-twist juga bukan
jadi hal yang asing lagi baginya. Namun semua rasa penasaran dan
kegeraman akan akhir yang sudah ditunggu itu tidak membuatnya menyerah.
Pasanganmu yang
benar-benar suka membaca akan dengan sabar menuntaskan cerita yang sudah
dimulainya, sampai benar-benar mengetahui bagaimana akhir yang
dituliskan oleh sang pengarang. Proses membaca membuatnya jadi pribadi
yang lebih sabar dalam menjalankan segala sesuatu.
Dia sangat memahami
bahwa akhir tidak akan tercapai tanpa proses panjang membangun kerangka
cerita dan berbagai konflik didalamnya. Kalau kamu anti banget sama
pasangan yang kerap menggampangkan segala sesuatu dan hanya mau bekerja
dengan instan, maka dia yang gemar membaca cocok banget jadi pasangan
idealmu.
13. Dia Tahu Bahwa Akhir Tidak Selalu Bahagia
Dari berbagai buku yang
telah dilahapnya, dia sangat sadar akan akhir yang tidak selamanya
bahagia. Ada jenis akhir cerita yang menggantung dan menyisakan
penasaran bagi pembaca, ada pula akhir cerita yang justru berkebalikan
dari ekspektasi yang selama ini diharapkan.
Beragamnya akhir cerita
yang sudah pernah dibacanya membuat pasanganmu bisa berbesar hati ketika
ada hal yang berjalan tidak sesuai harapan. Hidup hanya harus tetap
dijalani, meski kelak titik yang dicapai di ujung hari tidak selalu
sesuai kata hati.
14. Loyalitasnya Tidak Lagi Diragukan
Perhatikan deh, betapa
pasanganmu sangat loyal terhadap penulis kesukaannya. Dia rela
menyisihkan uang untuk membeli sekuel novel yang selama ini
digandrunginya. Setiap penulis kesayangannya mengeluarkan karya baru,
dia juga dengan enteng merogoh kantung untuk jadi pembeli pertama.
Pecinta buku akan sangat
loyal terhadap penulis yang sudah dianggap memenuhi ekspektasinya.
Kalau sama penulis yang hanya dikenal lewat karya saja dia bisa loyal,
bagaimana dengan kamu yang dia kenal secara pribadi dan menyentuh
hatinya?
Loyalitas pecinta buku
tidak lagi perlu diragukan. Saat dia sudah menemukan seseorang atau
sesuatu yang memang disukai, dia tidak akan ragu-ragu lagi mengerahkan
seluruh kemampuan untuk memperoleh hal tersebut. Dan mendukung
penciptanya. Bayangin dong kalau orang seloyal ini bisa jadi pasanganmu.
15. Dia Punya Jiwa Romantis Dan Jiwa Petualang Dalam Satu Badan
Disatu sisi, dia yang
gemar membaca akan punya bagian romantis dan hangat dalam dirinya. Sisi
romantis ini terbentuk dari bacaan yang banyak menyentuh hatinya. Namun
jangan kira pasangan yang gemar membaca hanya akan jadi pendamping yang
mellow dan menye-menye.
Jangan salah, pasanganmu
yang mencintai buku justru punya sisi petualang yang sangat menggelegak
dalam tubuhnya. Bedanya, sisi itu tidak terlihat secara kasat mata
seperti pada penggila olahraga outdoor seperti pendaki gunung. Dia
melampiaskan petualangannya lewat bacaan.
Dia tidak akan keberatan
membaca buku dari berbagai genre. Baginya pengetahuan bisa datang dari
mana saja. Pacaran sama orang yang suka baca seakan memberimu paket
lengkap: sifat romantis dan petualang bisa kamu dapatkan dalam satu
pribadi.
16. Bersamanya, Kamu Akan Selalu Haus Pengetahuan Baru
Orang yang menggemari
buku setara dengan dia yang mencintai ilmu. Artinya, dia tidak akan
cepat merasa puas sampai keingintahuannya benar-benar terjawab lunas.
Semakin banyak membaca, semakin tinggi pula rasa ingin tahu yang ingin
ia puaskan.
Bersama pasangan yang
benar-benar menikmati membaca buku kamu akan terus merasa tertantang
untuk menggali pengetahuan baru. Dia tidak akan mudah memujimu saat kamu
sudah tahu banyak. Justru menantangmu untuk terus menambah pengetahuan.
17. Ingin Dapat Partner Diskusi Yang Sepadan? Kutu Buku-Lah Jawabannya
Apakah selama ini kamu
merasa tidak bisa mendapatkan pasangan yang tingkat intelektualitasnya
sepadan? Coba deh, buka hatimu untuk dia yang gemar membaca. Diskusi
serius sampai pembicaraan kasual pasti akan dilahapnya tanpa kesulitan.
Ibarat mobil nih, otak
penggemar buku akan dengan mudah menyesuaikan gigi roda yang harus
digunakan dalam jalur yang sedang dilewati.
18. Dia Tidak Akan Tergantung Padamu Hanya Karena Takut Kesepian
Pasanganmu yang
menggemari buku sudah cukup dewasa untuk bisa menyibukkan dirinya
sendiri. Ditangannya selalu ada buku yang bisa menemaninya dalam
berbagai situasi. Saat sedang tidak bisa kamu dampingi, dia akan
santai-santai saja karena toh sepi selalu bisa diatasi dengan buku
disisi.
Kamu tidak lagi perlu
repot menyisihkan waktu hanya untuk menjaganya tidak sepi. Dia sudah
terbiasa mengkhidmati sepi seorang diri. Saat dia manja, itu berarti dia
memang benar-benar menginginkanmu. Bukan sekedar mencari teman untuk
mengisi waktu luang yang terasa kosong di hati.
19. Kalian Bisa Menikmati Keheningan Berdua
Apa yang lebih
menyenangkan dari pasangan yang bisa diajak menikmati sepi secara
bersisian? Kamu dan dia bisa duduk berduaan, tenggelam dalam buku bacaan
masing-masing yang menanti dituntaskan. Tidak perlu repot mencari topik
pembicaraan, sebab dalam diam kalian justru saling menemukan.
20. Dia Setia Dan Memandangmu Lebih Dari Sekedar Penampilan Semata
Lihat saja buku
kesayangannya yang sudah banyak digaris bawahi dan nampak kumal.
Walaupun secara fisik sudah tidak lagi menarik, dia tetap menyimpannya
sebagai barang berharga kan? Bagi orang yang menggemari buku, isi lebih
penting daripada hanya sekedar sampul.
Begitupun saat
memperlakukan pasangan. Ketika kamu memang memenuhi kriterianya sebagai
pendamping, maka apa yang kamu tampakkan di depannya tidak lagi
sepenting apa yang kamu miliki dalam dirimu. Dia tidak akan mudah
berpindah hati, hanya karena casing-mu berubah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar